Kabar Terkini
Teknik Informatika : Pemrograman Web, Desain Web, Algoritma Pemrograman, Sistem Informasi, Database Management System, GUI, Komputer Dasar dan Internet, Jaringan Komputer, Komunikasi dan Keamanan Data, Rekayasa Perangkat Lunak, Aplikasi Perkantoran, Multimedia, Mikrokontroller, Elektronika Analog dan Digital, Matematika Diskrit, Sistem Operasi "

Tuesday, 28 January 2020

TETANG KABEL UTP

PERANGKAT-PERANGKAT YANG MENGGUNAKAN KABEL UTP UNTUK BERKOMUNIKASI

PERANGKAT-PERANGKAT YANG MENGGUNAKAN KABEL UTP UNTUK BERKOMUNIKASI
Kumpulan Port RJ-45 pada sebuah Switch
Kita pastinya sangat familiar dengan fungsi kabel UTP yang dapat menghubungkan satu komputer ke komputer lain untuk saling berkomunikasi. Tetapi pada kenyataannya, bukan hanya komputer yang dapat dihubungkan dengan kabel UTP.
Switch dan Hub, sebagai penghubung beberapa komputer supaya dapat berkomunikasi tentunya memerlukan kabel UTP, begitupun dengan Router sebagai penghubung jaringan yang berbeda. Access Point juga memerlukan koneksi ke Router atau Switch menggunakan kabel UTP. Perangkat lain yang membutuhkan kabel UTP untuk komunikasi data antara lain printer, modem, mesin photocopy, CCTV, Access Control, dan lain-lain.

RJ-45, SEBAGAI KONEKTOR KABEL UTP

fungsi bagian-bagian rj-45
Karakteristik Konektor RJ-45
Kabel UTP memerlukan konektor yang disebut dengan konektor RJ-45, untuk menghubungkan kabel dengan komputer atau device lain. Secara fisik, konektor RJ-45 terbuat dari bahan plastik dengan 8 pin kecil berwarna kuning di bagian bawahnya. Pin-pin ini akan merobek kulit kabel UTP pada saat proses crimping. Pada pembuatan kabel UTP (Straight-Through/Cross-Over), dikenal istilah Crimping, yaitu proses penyatuan antara kabel UTP dengan konektor RJ-45 menggunakan alat Crimping Tool. Konektor ini bersifat sekali pakai, maksudnya hanya bisa dicrimping sekali saja. Sekali dicrimping, maka konektor RJ-45 tidak bisa dikembalikan lagi seperti sedia kala. Konektor RJ-45 dapat dibeli di toko-toko komputer atau elektronik dengan harga yang murah

JENIS KABEL UTP

jenis-jenis kabel utp
Salah satu model RJ-45
Dari cara instalasinya menjadi kabel jaringan dan transmisi data, kabel UTP dibedakan menjadi 3 jenis. Yaitu jenis kabel UTP Straight-Through, Cross-Over dan Roll-Over. Ketiga jenis kabel ini dibedakan berdasarkan penyusunan warna kabel.
Pemasangan urutan warna kabel mengikuti dua aturan standarisasi internasional, yaitu aturan IEA/TIA 568A dan TIA/IEA 568B. Agar lebih mudah dalam menghafal standar internasional ini, kita sebut standar IEA/TIA 568A sebagai STANDAR A, sementara standar TIA/IEA 568B kita sebut STANDAR B. Aturan urutannya adalah sebagai berikut.
urutan kabel utp menurut aturan IEA/TIA 568A dan TIA/IEA 568B
Note: EIA/TIA merupakan kepanjangan dari Electronic Industries Assosiation/Telecommunication Industries Assosiation
Kabel UTP jenis Straight-Through
Untuk jenis kabel Straight-Through, kedua ujung kabel UTP menggunakan satu susunan warna dari standar yang sama, yakni STANDAR A di ujung yang satu dan STANDAR A di ujung yang lainnya. Begitupun jika menggunakan STANDAR B, maka di kedua ujung kabel menggunakan STANDAR B. Pada intinya, kabel UTP jenis Straight-Through menggunakan susunan warna kabel yang sama di setiap ujungnya.
Sehingga akan membentuk pola seperti gambar dibawah ini.
urutan kabel UTP straight menurut standar a
Urutan Kabel Straight-Through jika menggunakan standar A
Atau
urutan kabel UTP straight menurut standar b
Urutan Kabel Straight-Through jika menggunakan standar B
Fungsi dari jenis kabel Straight-Through adalah menghubungkan device yang berbeda, misalnya komputer ke switch, switch ke router, dan lain-lain.
Kabel UTP jenis Cross-Over
Jenis kabel Cross-Over di kedua ujungnya menggunakan dua standar yang berbeda, yakni STANDAR A dan STANDAR B. Sehingga, pada setiap ujungnya memiliki susunan warna yang berbeda (dari dua urutan standar internasional). Susunan kabel Cross-Over dapat dilihat pada gambar berikut.
urutan kabel utp jenis cross over
Urutan kabel UTP Cross-Over
Fungsi jenis kabel ini adalah menghubungkan device yang sama.
Kabel UTP jenis Roll-Over
Yang terakhir, adalah kabel jenis Roll-Over. Kabel jenis ini memiliki susunan warna STANDAR A atau STANDAR B di satu ujungnya, namun susunan warna di ujung yang lain merupakan kebalikan dari susunan warna sebelumnya. Misalnya jika di ujung A menggunakan susunan warna dari STANDAR A, maka di ujung yang lain adalah kebalikan dari susunan warna STANDAR A. Begitupun jika menggunakan susunan warna STANDAR B. Susunan kabel Roll-Over dapat dilihat pada gambar berikut.
urutan kabel utp roll over standar a
Urutan kabel Roll-Over jika salah satu ujungnya menggunakan standar A
urutan kabel utp roll over standar b
Urutan kabel Roll-Over jika salah satu ujungnya menggunakan standar B
Fungsi dari kabel ini adalah untuk mengkonsol device-device yang dapat dikonsol oleh terminal komputer, seperti mengkonsol router, switch, dan lain-lain.

PENGGUNAAN KABEL UTP

penggunaan kabel utp
Salah satu penggunaan kabel utp yaitu menghubungkan switch dengan komputer
Kabel Straigh-Through berfungsi untuk menghubungkan dua device yang berbeda, antara lain:
  • PC ke Switch/Hub/Bridge
  • PC ke Router
  • Switch ke Router
  • Switch ke Access Point
  • Access Point ke Router
  • Dan lain-lain
Sementara kabel Cross-Over berfungsi sebaliknya, yaitu menghubungkan dua device yang sama, seperti:
  • PC ke PC
  • Switch ke Switch
  • Router ke Router
  • Access Point ke Access Point
  • Dan lain-lain
Kabel jenis Roll-Over, fungsinya adalah untuk menghubungkan PC dengan device yang akan dikonsol seperti Router atau Switch (yang memiliki port khusus console).

CARA MEMBUAT KABEL UTP JENIS STRAIGH-THROUGH, CROSS-OVER DAN ROLL-OVER

Sebelum membuat kabel, pastikan semua alat dan bahan sudah lengkap. Alat dan bahan untuk membuat satu kabel jaringan dari kabel UTP adalah sebagai berikut.
alat dan bahan membuat kabel utp
Alat dam Bahan membuat kabel UTP

  • Kabel UTP
  • 2 buah konektor RJ-45 atau lebih
  • Tang potong (*), untuk memotong kabel
  • Gunting (*), untuk memotong kabel/meratakan potongan kabel
  • Crimping Tool
  • Cutter (*), untuk memotong kabel dan mengupas kabel
  • LAN Tester, untuk mengetes hasil instalasi kabel UTP kita
(*) Alat penunjang, tidak wajib ada.

Membuat kabel UTP Straight-Through
Pada tutorial ini, kita akan membuat kabel UTP StraightThrough dengan kedua ujung kabel disusun mengikuti Standar internasional TIA/EIA 568B (Standar B). Jadi susun kedua ujung dengan urutan kabel yang sama.
1) Ukur terlebih dahulu ujung kabel sekitar 3 cm (1,5 cm adalah jarak pin ke penjepit RJ-45).
mengukur kabel utp
2) Setelah diukur, sayatlah bagian luar kabel menggunakan cutter atau pisau yang ada pada crimping tool, jangan sampai mengenai dan memotong kabel-kabel didalamnya.
potong kabel utp
3) Setelah disayat, tarik bagian luar kabel yang sudah disayat.
tarik bagian yang telah dipotong
4) Kemudian kita akan menyusun warna-warna kabel.
pisahkan dan rapihkan kabel utp
5) Karena masih saling berlilitan, pisahkan kabel-kabel sehingga tidak ada yang saling melilit.
pisahkan kabel utp yang menempe;l
6) Urutkan warna-warna kabel sesuai urutan warna standar B (TIA/EIA 568B) dimulai dari sebelah kiri.
urutkan kabel utp
7) Setelah tersusun, tinggal dirapikan (jangan sampai ada warna yang tertukar).
susun kabel hingga rapih
8) Lalu ukur kabel-kabel kecil itu dengan menyesuaikan ukuran konektor RJ-45.
sesuaikan panjang kabel dengan konektor rj45
9) Potong kabel yang berada pada zona highlight merah dengan pisau rata di crimping tool (atau gunakan gunting).
jika sudah diukur kemudian potong
10) Sehingga ukuran kabel menjadi lebih pendek.
jika sudah dipotong kemudian rapikan dan masukan ke port rj45
11) Masukkan kabel ke dalam RJ-45 dengan posisi pin menghadap ke atas. Dorong kabel ke dalam konektor RJ-45 sampai Anda yakin ujung kabel sudah berada di bawah pin dan mentok hingga ujung konektor.
atur dan pastikan kabel menyentuh ujung
12) Kemudian patenkan menggunakan crimping tool, masukkan kabel yang sudah dipasangi konektor tadi ke lubang yang sesuai lalu crimping sekuat tenaga sampai terdengar suara klik.
kemudian masukan kedalam crimping tool dan kunci hingga berbunyi klik
13) Satu ujung kabel sudah jadi, lakukan langkah-langkah di atas dan urutan kabel yang sama untuk ujung yang lain.
rj 45 pun sudah jadi, anda tinggal test menggunakan lan tester
14) Jika ujung yang lain sudah selesai, tinggal di tes apakah sudah berhasil atau belum. Masukkan masing-masing ujung kabel ke dalam port RJ-45 pada LAN Tester, kemudian nyalakan LAN Tester.
15) Perhatikan lampu-lampu LED pada LAN Tester. Apabila semua lampu di kedua sisi menyala satu per satu, maka kabel yang dibuat sedah berhasil. Apabila ada satu lampu yang tidak menyala, cobalah lakukan crimping sekali lagi. Kemungkinan ada kabel yang belum sobek pada pin RJ-45.
Membuat kabel UTP Cross-Over
Kabel jenis Cross-Over di kedua ujungnya menggunakan urutan warna dari standar internasional yang berbeda, jadi di ujung yang satu kita urutkan berdasarkan Standar A, di ujung yang lainnya kita urutkan berdasarkan Standar B.
1) Ikuti langkah-langkah nomor 1) sampai 12) pada tutorial sebelumnya, karena kita akan membuat kabel dengan standar B di ujung yang pertama.
2) Nah, di ujung yang satunya kita buat berdasarkan standar A, mari lakukan kembali langkah-langkah nomor 1) sampai 5) pada tutorial sebelumnya.
3) Urutkan warna-warna kabel sesuai urutan warna standar A (EIA/TIA 568A) dimulai dari sebelah kiri.
urutkan kabel utp
4) Setelah tersusun, tinggal dirapikan (jangan sampai ada warna yang tertukar).
susun hingga rapih
5) Lalu ukur kabel-kabel kecil itu dengan menyesuaikan ukuran konektor RJ-45.
kemudian ukur
6) Potong kabel yang berada pada highlight merah dengan pisau rata pada crimping tool (atau gunakan gunting). Sehingga ukuran kabel menjadi lebih pendek.
7) Masukkan kabel ke dalam RJ-45 dengan posisi pin menghadap ke atas. Dorong kabel ke dalam konektor RJ-45 sampai Anda yakin ujung kabel berada di bawah pin.
masukan dan rapikan kabel
8) Kemudian patenkan menggunakan crimping tool, masukkan kabel yang sudah dipasangi konektor tadi ke lubang yang sesuai lalu crimping sekuat tenaga.
krimping kabel utp
9) Kini kedua ujung sudah selesai, tinggal di tes. Masukkan kedua ujung kabel ke port RJ-45 di LAN Tester, kemudian nyalakan LAN Tester.
kabel jadi
10) Untuk bagian Cross-Over, lihat satu sisi terlebih dahulu. Perhatikan pada bagian tester pertama, jika semua lampu menyala satu per satu, artinya satu ujung kabel tersebut berhasil. Kemudian cek sisi yang lainnya. Khusus untuk bagian ini, lampu akan menyala semua satu per satu tidak berurutan tetapi menyala semua. Artinya ujung kabel yang lain pun berhasil.
Membuat kabel UTP Roll-Over (Standar B)
1) Silakan ikuti langkah-langkah nomor 1) sampai 12) pada tutorial Membuat kabel UTP Straight-Through, karena prosesnya sama.
2) Untuk ujung kabel yang lain, lakukan pengukuran sampai tahap penyayatan luar kabel. Kemudian urutkan warna-warna kabel dengan urutan terbalik dari urutan standar B, sehingga urutannya menjadi cokelat, putih-cokelat, hijau, putih-biru, biru, putih-hijau, orange, putih-orange dimulai dari kiri.
urutkan kabel
3) Setelah disusun, kemudian rapikan.
rapikan kabel
4) Ukur kabel-kabel sesuai ukuran konektor RJ-45 dari pin sampai penjepitnya.
susun kabel
5) Potong kabel yang berada pada highlight merah. Setelah diratakan, masukkan kabel ke dalam konektor (pin RJ-45 menghadap ke atas). Tekan kabel ke dalam konektor sampai Anda yakin bahwa kabel sudah berada di bawah pin.
masukan kabel
6) Lalu crimping sekuat tenaga menggunakan crimping tool.
kunci kabel
7) Selesai membuat kedua ujung kabel, tinggal kita cek menggunakan LAN Tester. Masukan kedua ujung kabel UTP ke LAN Tester, lalu nyalakan. Jika lampu di satu sisi menyala dari nomor 1 ke nomor 8, sementara lampu di sisi yang lain menyala dari nomor 8 ke nomor 1, artinya kabel Roll-Over berhasil dibuat.
kabel siap digunakan

BAGAIMANA JIKA KABEL UTP PUTUS

Kabel UTP seperti kabel pada umumnya sangat berisiko terputus, namun bukan terputus karena adanya konsleting listrik. Biasanya kabel UTP putus disebabkan oleh beberapa faktor seperti terinjak, tertimpa benda, tertarik ataupun disebabkan faktor non teknis seperti digigit tikus. Kabel UTP putus memang bisa diganti dengan yang baru, apalagi harganya yang cukup murah. Akan tetapi, bagaimana jika suatu saat di sebuah jaringan komputer ada satu kabel UTP yang menghubungkan sebuah segmen jaringan atau switch dengan komputer server yang jaraknya cukup jauh, dan sudah ditempatkan di spot-spot tertentu yang lumayan rumit, terputus di tengah-tengah kabel? Taruhlah terputus karena digigit tikus. Apa yang akan Anda lakukan? Menggantinya dengan yang baru?
Solusi paling tepat adalah menggantinya dengan tarikan kabel yang baru. Namun, bagaimana pula jika koneksi antara segmen dan server tersebut harus segera tersambung kembali sesegera mungkin? Apalagi diperlukan waktu yang cukup lama untuk melakukan tarikan kabel baru ke spot-spot yang rumit lumayan.
Untuk mengatasi hal ini, kita hanya perlu menyambungkan kembali titik dari kabel yang terputus. Perhatikan simulasi berikut dan ikuti cara di bawah ini.
1) Pada titik yang terputus, cobalah untuk menarik dua kabel tersebut sehingga ada bahan untuk kita sambungkan kembali.
tarik kabel yang terputus
2) Sayat kabel luar dari kedua kabel tersebut, lalu buang bagian yang sudah disayat.
gunting kabel
3) Pisahkan kabel-kabel yang saling melilit.
pisahkan kabel
4) Kemudian, Anda sayat kembali bagian luar kabel dari kabel-kabel kecil itu secara perlahan dan hati-hati, jangan sampai tembaga yang ada di dalamnya ikut terputus. Lalu lilitkan tembaga-tembaga di kedua kabel kecil itu dengan catatan harus satu warna (orange di kabel A dengan orange di kabel B). Rekatkan hasil lilitan menggunakan selotip.
gabungkan kabel
5) Lakukan hal yang sama untuk semua kabel. Jika seluruh kabel sudah dililit (satu warna), satukan semua lilitan dan beri selotip.
kemudian lilit dengan selotip
6) Insyaallah kabel kembali berfungsi.
Cara ini hanya untuk sementara waktu saja, segera ganti sampai tarikan kabel baru sudah tersedia. Karena hal ini tentu sangat berisiko terhadap keberlangsungan komunikasi data dalam jaringan kalau tidak segera diganti.

KELEBIHAN KABEL UTP

1. Dari harganya, kabel UTP cenderung lebih murah dari kabel-kabel jaringan lain seperti Fiber Optic.
2. Mudah dalam perakitan/instalasi menjadi kabel jaringan.
3. Fleksibel, karena ukuran kabel UTP yang relatif kecil.
4. Kecepatan transfer data antar host cukup cepat

KEKURANGAN KABEL UTP

1. Rentan terhadap interferensi gelombang elektromagnetik.
2. Jarak jangkauan terbaiknya hanya dibawah 100 meter.

No comments:

Post a Comment

Designed By Published.. Teknik Informatika